Pengertian Tutup Buku dan Manfaatnya

Pengertian Tutup Buku tentu sudah tidak asing lagi di dunia akuntansi. Tetapi bagi Anda yang tidak memiliki kemampuan basic akuntansi mungkin tutup buku merupakan hal yang baru. Tutup buku dapat diartikan suatu kegiatan yang dilakukan oleh bagian keuangan untuk menutup atau meng-cut off pelaporan di akhir periode. Kegiatan ini biasanya dilakukan dua tahap yaitu pada akhir bulan dan akhir tahun.

Pengertian Tutup Buku dan Jenisnya

Pengertian Tutup Buku dan Manfaatnya

Pengertian Tutup Buku dan Manfaatnya

Pengertian Tutup Buku adalah kegiatan cut-off  atau menutup pelaporan di akhir periode yang dilakukan oleh bagian keuangan suatu perusahaan. Tutup buku wajib dilakukan baik pada bidang akuntansi maupun bidang audit. Karena akuntansi ini memiliki banyak manfaat baik untuk pihak internal maupun eksternal.

Tutup buku akan dilaksanakan dua tahap yaitu ketika akhir bulan dan akhir tahun. Konsep dasar tutup buku yaitu pemindahan nilai saldo akhir setiap akun-akun yang ada di Neraca. Kemudian dipindahkan menjadi saldo awal untuk awal bulan atau awal tahun. Sedangkan untuk nilai saldo akhir setiap akun pada Laba Rugi akan ditutup dan dipindahkan ke akun laba bulan atau tahun berikutnya.

  • Tutup Buku Akhir Bulan

Tutup buku akhir bulan berguna sebagai pemindahan periode akuntansi dari periode bulan sebelumnya menuju ke periode bulan yang ada di depannya. Tutup buku bulanan juga berguna untuk bahan dalam pembuatan jurnal. Jika Anda menggunakan software atau program, maka jurnal tersebut otomatis terbentuk tanpa harus membuatnya. Jurnal tersebut meliputi jurnal penyusutan aset, jurnal revaluasi valuta asing dan lain-lain.

  • Tutup Buku Akhir Tahun

Tutup Buku Akhir Tahun berguna untuk penutup tahunan atau tahun berjalan. Kegiatan cutt-off ini juga berguna untuk membuat jurnal pembalik diantara laba ditahan dan laba tahun berjalan. Tutup buku pada akhir tahun ini berbeda dengan tutup buku akhir bulan. Karena pada kegiatan ini Anda tidak perlu membentuk jurnal penyusutan revaluasi maupun aset.

Dalam melakukan tutup buku tahunan, Anda harus membuat tutup buku bulanan terlebih dulu secara urut. Jika tutup buku bulanan sudah dibuat urut, maka Anda baru dapat membuat tutup buku tahunan. Tanpa Anda membuat secara runtut maka akan sulit untuk membentuk jurnal penyusutan seperti halnya pada tutup buku bulanan.

Baca juga : Manfaat Neraca Saldo Untuk Perusahaan

Manfaat Tutup Buku dalam Suatu Perusahaan

Tutup Buku Akhir Bulan dan Akhir tahun sangat penting dan wajib dilakukan oleh suatu perusahaan maupun suatu bisnis. Adanya tutup buku, Anda dapat mengetahui nilai akhir dari laporan Neraca sehingga pihak yang berkepentingan dapat melihat posisi keuangan atau kekayaan perusahaan. Pihak berkepentingan tersebut tidak hanya internal saja tetapi juga eksternal. Seperti direksi, pemodal, investor, maupun pihak lainnya.

Adanya tutup buku juga berguna untuk mengetahui nilai akhir dari laporan laba rugi yang sebelumnya sudah dibuat. Sehingga pihak berkepentingan tidak hanya melihat posisi keuangannya saja, tetapi sekaligus melihat kinerja keuangan perusahaan. Tidak hanya itu, adanya tutup buku akan mempermudah dalam melakukan analisis rasio keuangan.

Tutup buku kini tidak lagi sulit maupun menyusahkan. Adanya Finata yang merupakan Software Akuntansi akan memudahkan para pengguna untuk menyusun berbagai laporan keuangan. Tidak hanya tutup buku saja, pengguna juga dapat dengan mudah membuat laporan laba rugi, neraca saldo, jurnal dan berbagai laporan lain yang berkaitan dengan akuntansi.

Seperti yang telah Anda ketahui mengenai Pengertian Tutup Buku, pembuatannya pun kini lebih mudah dengan teknologi yang semakin maju. Apalagi Finata telah menyediakan platform yang akan membantu para UKM dan UMKM untuk lebih maju.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *